SYARAT KETENTUAN AQIQAH
SYARAT DAN KETENTUAN AQIQAH
Syarat Ketentuan
Aqiqah : Menurut Syariat Islam, Aqiqah adalah Ibadah Sunnah yang dilakukan
untuk menebus putra-putri kita. Tentunya dalam beribadah, semuanya memiliki
syarat dan ketentuan yang perlu diketahui sebelum melaksanakannya. Agar ibadah
Aqiqah kita menjadi lebih sempurna. Pada kesempatan kali ini Aqiqah Nurul Hayat
akan menjelaskan mengenai syarat dan ketentuan dalam Aqiqah yang perlu
diperhatikan. Syarat aqiqah untuk anak laki-laki dan syarat Aqiqah untuk anak
perempuan berbeda. Adapun artikel ini akan berisi
Dafatar isi :
1. Syarat dan Ketentuan Waktu pelaksanaan Aqiqah
2. Syarat Aqiqah Anak Laki-Laki
3. Syarat Aqiqah Anak Perempuan
4. Syarat dan Ketentuan Kambing Aqiqah
4.1 Jumlah dan jenis kelamin kambing aqiqah
4.2 Hukum Aqiqah dengan selain kambing Aqiqah
4.3 Tatat Cara pemotongan Kambing Aqiqah
1. Syarat
dan Ketentuan Waktu Aqiqah
Menurut Hadits yang
didalamnya disampaikan : “Anak-anak itu tergadai (tertahan) dengan aqiqahnya,
disembelih hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur kepalanya dan diberi
nama.” (HR Ahmad).
Dari hadits diatas
dapat disimpulkan bahwa waktu yang tepat dan sesuai dengan syariat untuk
melaksanakan ibadah Aqiqah adalah pada hari ke -7 sejak bayi lahir.
Namun jika belum bisa
dilaksanakan pada hari ke-7, sebagian ulama memperbolehkan untuk
melaksanakannya di hari ke-14 atau hari ke-21.
2. Syarat Aqiqah Anak
Laki-Laki
Menurut Hadits yang
didalamnya disampaikan,
Dari ‘Aisyah RA, ia
berkata: Rasulullah bersabda: “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang
sama dan bayi perempuan satu kambing“.
[HR. Ahmad, Tirmidzi,
Ibnu Majah]
Ibadah Aqiqah
merupakan bentuk ucapan rasa syukur umat islam kepada Allah atas bayi yang
dilahirkan dengan syarat-syarat tertentu menurut syariat ajaran Islam. Untuk
Bayi laki-laki ibadah Aqiqah dilaksanakan dengan menyembelih 2 ekor kambing
Aqiqah/ Hewan Aqiqah.
3. Syarat Aqiqah
Anak Perempuan
Menurut Hadits yang
didalamnya disampaikan,
Dari ‘Aisyah RA, ia
berkata: Rasulullah bersabda: “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang
sama dan bayi perempuan satu kambing“.
[HR. Ahmad, Tirmidzi,
Ibnu Majah]
Untuk anak perempuan,
Aqiqah hanya perlu menyembelih 1 hewan Aqiqah.
4.Syarat dan
Ketentuan Kambing Aqiqah
4.1 Jumlah
dan Jenis kelamin hewan Aqiqah
Untuk jumlah, sesuai
hadits diatas, untuk bayi laki-laki kambing Aqiqah berjumlah 2 ekor. Sedangkan
untuk bayi perempuan ibadah Aqiqah hanya perlu menyembelih 1 ekor hewan Aqiqah.
Meskipun anak
laki-laki dan anak perempuan sama-sama mahkluk ciptaan Allah, namun, ada
perbedaan mengenai jumlah hewan yang digunakan untuk aqiqah.
Hal tersebut senada
dengan hukum waris, dimana anak laki-laki berhak mewarisi harta orang tuanya
dua bagian, sedangkan anak perempuan satu bagian.
Mengenai jenis kelamin
hewan (jantan atau betina), Menurut Jumhur Ulama, tidak disyariatkan apakah
kambing aqiqah harus jantan atau betina.
4.2 Hukum
Aqiqah dengan Selain Kambing
Ada perbedaan pendapat
mengenai beraqiqah dengan selain kambing:
Jumhur ulama
memperbolehkannya
Sebagian ulama tidak
memperbolehkannya, bahkan mereka menyatakan tidak sah aqiqah selain dari jenis
kambing atau domba.
Berkata Al-‘Iraqy
rahimahullahu (wafat tahun 806 H):
“Dan (kambing) –dalam
bahasa arab- mencakup jantan dan betina, baik dari jenis (kambing yang berambut)
ataupun jenis (domba/kambing yang berbulu tebal).
Dan Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam memilih ketika aqiqah kedua cucunya memilih yang paling
sempurna, yaitu domba jantan, dan ini bukan pengkhususan, maka boleh dalam
aqiqah menyembelih kambing betina meskipun dari jenis, sebagaimana hal ini
ditunjukkan oleh kemutlakan lafadz dalam hadist-hadist yang lain.” (Tharhu
At-Tatsrib, Al-‘Iraqy 5/208)
4.3 Tata Cara
Pemotongan Kambing Aqiqah
Untuk yang menyembelih
hewan aqiqah juga perlu memperhatikan syarat dan rukun penyembelihan yang
sesuai dengan syariat Islam. Berikut ini adalah hal terkait menyembelih hewan
aqiqah:
- diniatkan menyembelih hewan
aqiqah sebagai bentuk Ibadah kepada Allah.
- Memperlakukan hewan aqiqah
dengan sebaik-baiknya.
- Pastikan pisau yang digunakan
untuk menyembelih harus tajam.
- Jauhkan pandangan kambing
ketika sedang menajamkan pisau.
- Menggiring kambing ke tempat
penyembelihan dengan cara yang baik.
- Hewan sembelihan direbahkan.
- Posisikan dengan baik bagian
tubuh yang akan disembelih.
- Hewan aqiqah dihadapkan ke arah
kiblat ketika akan disembelih.
- Meletakkan telapak kaki di
leher sembelihan.
- Mengucap Bismillah saat
menyembelih.
- Tidak diperkenankan menggunakan
tulang dan kuku sebagai alat penyembelih.
Komentar
Posting Komentar